Tahukah kamu? Berdasarkan data yang dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bahwa dari Januari hingga Juni 2025, Indonesia telah mencatat 1.713 kejadian bencana alam, yang sekitar 92% di antaranya adalah bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, cuaca ekstrem, dan juga tanah longsor.
Bahkan menurut laporan data dari World Risk Index (WRI) yang sudah mengevaluasi ancaman bencana dari 193 negara, mencatat bahwa Indonesia masuk sebagai negara kedua yang memiliki risiko bencana alam paling tinggi pada tahun 2024 dengan indeks yang mencapai 41,13, setelah Filipina yang memiliki nilai indeks 46,91.
Dengan risiko bencana alam yang cukup tinggi seperti banjir, gempa, dan cuaca ekstrem yang sering terjadi di Indonesia, penting bagi kita untuk mempertimbangkan perlindungan ekstra bagi kendaraan kesayangan kita melalui perluasan asuransi mobil. Pada artikel kali ini, kita akan bahas lebih dalam tentang perluasan tambahan penting seperti banjir, gempa, dan Third Party Liability (TPL), serta kapan kamu sebaiknya memilih perlindungan tersebut. Yuk, kita bahas beberapa perluasan penting yang sebaiknya kamu pertimbangkan!
Apa itu Perluasan Asuransi Mobil?
Perluasan asuransi mobil adalah jaminan tambahan atas berbagai risiko yang tidak termasuk dalam tanggungan utama produk asuransi. Jenis-jenis perluasan untuk mobil biasanya mencakup risiko akibat bencana alam seperti angin topan, banjir, badai, hujan es, tanah longsor, gempa bumi, tsunami & letusan gunung berapi, huru-hara & kerusuhan, terorisme & sabotase, kecelakaan diri untuk penumpang, tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, dan juga tanggung jawab hukum terhadap penumpang. Namun dalam artikel ini, yang akan kita bahas lebih dalam adalah perluasan tambahan banjir, gempa, dan dan juga tanggung jawab pihak ketiga atau Third Party Liability.
Dalam perluasan asuransi mobil, pastinya ada penambahan biaya yang perlu kamu siapkan untuk pembayaran premi setiap bulannya yang biasanya lebih dikenal sebagai premi perluasan. Premi perluasan adalah premi yang dapat ditambahkan untuk mendapatkan manfaat lain diluar dari cakupan dasar atas risiko-risiko yang tidak diinginkan dan tidak ditanggung dalam asuransi proteksi mobil Comprehensive atau TLO.
Setelah mengetahui apa itu perluasan asuransi mobil dan apa saja jenisnya, selanjutnya, yuk kita pahami dulu lebih dalam dengan beberapa perluasan tambahan yang sering jadi pilihan banyak orang, khususnya yang tinggal di Indonesia.
Perluasan Asuransi Banjir
Kalau kamu sering melewati daerah rawan banjir atau tinggal di wilayah yang mudah terkena banjir, mungkin perluasan ini bisa menjadi perluasan yang wajib kamu pertimbangkan. Kenapa? Karena kerusakan akibat banjir biasanya tidak masuk dalam proteksi asuransi mobil standard. Sehingga dengan perluasan asuransi banjir, mobil kamu yang terkena kerusakan akibat air banjir bisa ditanggung oleh asuransi. Jadi kamu nggak perlu pusing lagi soal biaya perbaikan yang bisa bikin kantong bolong.
Perlu diketahui, tidak semua kondisi banjir dijamin. Oleh karena itu, penting untuk membaca polis, karena tiap perusahaan asuransi bisa punya syarat berbeda. Beberapa batasan jaminan banjir misalnya:
- Mengemudi sengaja menerjang banjir (nekat melintas di genangan dalam) sering tidak dijamin karena dianggap kelalaian.
- Kerusakan mesin akibat water hammer biasanya masuk pengecualian, kecuali perusahaan asuransi tertentu memang memperluas jaminan ini.
Perluasan banjir dikenakan premi tambahan di luar tarif standar OJK. Umumnya berkisar 0,05-0,15% dari nilai pertanggungan. Mobil yang sering parkir atau beroperasi di daerah rawan banjir juga bisa dikenakan loading rate lebih tinggi.
Untuk melakukan klaim atas banjir ini, biasanya harus ada bukti kejadian (foto, laporan cuaca, atau detail lokasi). Klaim bisa ditolak bila ada indikasi kesengajaan atau kelalaian berat, misalnya memaksa mobil lewat banjir deras yang jelas berbahaya.
Dengan mengetahui kalau kendaraan kamu sudah terlindungi dari risiko banjir, maka kamu akan merasa lebih tenang dan aman, terutama di saat musim hujan ataupun saat terjadi bencana alam seperti banjir melanda.
Perluasan Asuransi Gempa
Selain banjir, Indonesia juga memang rawan gempa bumi, dan bencana ini bisa menyebabkan kerusakan besar pada mobil kamu. Namun sayangnya, asuransi dasar juga tidak mengcover kerusakan yang disebabkan oleh gempa. Maka, perluasan ini sangat dianjurkan kalau kamu tinggal di daerah yang rawan gempa. Jadi, kalau terjadi getaran/gempa yang bikin mobil kamu terkena dampaknya, kamu nggak perlu pusing karena kamu sudah punya perlindungan ekstra dari perluasan asuransi ini.
Sumber: ZenInsureDalam dunia asuransi, perlindungan gempa biasanya disebut sebagai EQVET, singkatan dari: Earthquake, Volcanic Eruption, and Tsunami. Jadi, perluasan ini bukan hanya gempa bumi, tapi juga mencakup:
- Gempa bumi: getaran tanah yang bisa merusak kendaraan.
- Letusan gunung berapi: abu vulkanik, lahar, material yang merusak mobil.
- Tsunami: gelombang laut akibat gempa yang bisa menenggelamkan/merusak mobil.
Perluasan EQVET biasanya dikenakan tambahan premi sekitar 0,05-0,1% dari nilai pertanggungan kendaraan. Besaran premi bisa berbeda tergantung wilayah risiko (misalnya lebih tinggi di daerah rawan gempa atau volkanik seperti Sumatra Barat, Jawa Barat, Sulawesi, Maluku).
Third Party Liability (TPL) atau Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
Sumber: ZenInsureTPL atau tanggung jawab pihak ketiga adalah perlindungan yang melindungi kamu dari tuntutan kerugian yang kamu sebabkan pada orang lain, entah itu kendaraan, properti, atau mungkin cedera ringan sampai berat akibat kelalaian kamu.
Dengan TPL, perusahaan asuransi akan menanggung biaya ganti rugi atas tuntutan hukum dari pihak ketiga, baik berupa kerugian fisik maupun materi. Perlindungan ini sangat penting terutama ketika kecelakaan yang kamu sebabkan menimbulkan beban finansial yang besar, yang tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga bisa menimbulkan kerugian buat kamu sebagai pengemudi mobil.
Jika kecelakaan yang terjadi mengakibatkan orang lain terluka atau meninggal dunia, maka asuransi TPL akan menanggung biaya kompensasi atau santunan kepada korban atau ahli warisnya. Ini juga termasuk biaya pengobatan, rawat inap, hingga ganti rugi atas kehilangan penghasilan pihak ketiga.
Selain perlindungan untuk individu, TPL juga mencakup kerusakan properti milik orang lain yang terkena dampak dari kecelakaan yang terjadi. Contohnya, jika kamu menabrak mobil yang sedang parkir, pagar rumah warga, atau etalase toko, maka biaya perbaikannya bisa ditanggung oleh asuransi TPL sesuai dengan ketentuan polis yang sudah disetujui.
Kapan Kamu Perlu Asuransi Perluasan?
Dalam kamu memilih perluasan asuransi mobil, intinya pilihlah perluasan yang sesuai dengan risiko yang sedang kamu hadapi di lingkungan sekitarmu dan juga yang sesuai dengan pola penggunaan mobilmu. Contohnya, jika kamu tinggal di daerah yang rawan banjir dan gempa, tentunya perluasan tersebut sangat disarankan. Namun, kalau kamu ingin perlindungan yang lebih lengkap untuk keadaan di jalan, maka TPL mungkin bisa menjadi pilihan yang cocok untuk kamu!
Dengan banyaknya pilihan asuransi dan perluasan tambahan, penting banget untuk kamu memilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Namun tenang, di ZenInsure kamu bisa membandingkan berbagai produk asuransi mobil, lengkap dengan pilihan perluasannya. Jadi, kamu bisa berkendara dengan tenang tanpa khawatir dengan risiko finansial yang bisa tiba-tiba datang. Yuk, lindungi mobil kamu mulai dari sekarang supaya bisa berkendara lebih tenang dan bebas dari rasa khawatir!
(JL)